Petuah Eyang Untuk Gareng , Generasi Muda Jangan Jadi Jumawa. Curi Perhatian Penonton.
TRIBUNET.News | Cerita Rakyat , Mengingatkan Gareng, (18/06/2026)
Sosok punakawan Semar kembali mencuri perhatian publik lewat petuahnya yang jenaka namun menusuk saat pagelaran wayang kulit semalam. Dalam adegan garap, Semar mengingatkan Gareng agar tidak cepat-cepat menilai dan mengkritik sesepuh.
“Reng, kamu itu baru mengenal dunia pewayangan. Jangan baru melek melihat dunia perwayangan, jangan suka mengeritik Eyang,” celetuk Semar dengan gaya khasnya yang datar namun penuh makna, disambut tawa penonton.
Petuah tersebut disampaikan Semar ketika Gareng melontarkan kritik spontan terhadap tokoh Eyang yang baru muncul di panggung. Bagi dalang dan pegiat budaya, dialog singkat itu dinilai sarat pesan tentang etika dan tata krama dalam belajar.
Semar sebagai tokoh panakawan memang dikenal sebagai representasi kebijaksanaan rakyat. Lewat humor dan bahasa keseharian, ia kerap menyelipkan nasihat agar generasi muda tidak jumawa dan selalu menghormati proses belajar.
Pagelaran wayang yang digelar di Pendopo Taman Budaya Yogyakarta itu dihadiri ratusan penonton dari berbagai usia. Banyak yang mengaku pulang membawa refleksi dari celotehan Semar yang terdengar ringan namun dalam.
Momen ini kembali menegaskan bahwa wayang kulit bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter yang relevan di are Globalisasi.. ” tutur Eyang dengan logatnya. (*)
