Tribunet.news | Kabupaten Bandung Barat – Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) ke-II Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digelar dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada Minggu (19/4/2026), bertempat di Aula Desa Mandalasari. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Karang Taruna dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif.”
MWKT II merupakan forum tertinggi dalam organisasi Karang Taruna di tingkat desa yang bertujuan untuk melakukan evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menetapkan arah kebijakan dan memilih kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan ketua dari 11 Rukun Warga (RW) se-Desa Mandalasari, yang turut berpartisipasi aktif dalam jalannya musyawarah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Karang Taruna Kecamatan (PKT) Cikalongwetan, Endang Ahmad Tajudim, beserta jajaran. Kehadiran pihak kecamatan menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan sinergi antara Karang Taruna desa dengan tingkat kecamatan dalam membangun generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Endang Ahmad Tajudim menekankan pentingnya peran strategis Karang Taruna sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan pemuda di desa. Ia berharap hasil MWKT ini mampu melahirkan kepemimpinan yang solid serta program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan sosial di desa. Pemuda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menciptakan inovasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Proses pemilihan ketua Karang Taruna Desa Mandalasari berlangsung secara demokratis melalui mekanisme musyawarah mufakat. Dalam forum tersebut, Asep Hermawan ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna periode 2026–2030 secara aklamasi, setelah menjadi satu-satunya calon yang diusulkan dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta musyawarah.
Penetapan secara aklamasi ini mencerminkan kepercayaan dan harapan besar para pemuda terhadap kepemimpinan Asep Hermawan untuk membawa Karang Taruna ke arah yang lebih baik.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Asep Hermawan menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini adalah tanggung jawab bersama seluruh pemuda Desa Mandalasari. Ke depan, kita akan berupaya mengoptimalkan peran Karang Taruna dalam menciptakan SDM yang produktif, kreatif, dan mandiri,” ungkap Asep.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan berbagai program ke depan. Menurutnya, sinergi antara Karang Taruna, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan program yang berkelanjutan dan berdampak luas.
“Kami akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, baik dengan pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, maupun pihak swasta, agar program-program Karang Taruna benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Selain agenda pemilihan ketua, MWKT II juga menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya serta perumusan rekomendasi program kerja ke depan. Beberapa fokus yang menjadi perhatian antara lain penguatan kapasitas pemuda, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta peningkatan partisipasi sosial dalam kegiatan kemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya MWKT II ini, diharapkan Karang Taruna Desa Mandalasari semakin solid dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sosial di tingkat desa.
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam forum musyawarah ini menjadi modal penting dalam mewujudkan generasi muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing di masa mendatang.
Sumber/Pewarta: Cunanya/Dien
