Tribunet.news / Kabupaten Bandung Barat – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikalongwetan menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah bersama Pondok Pesantren Al-Alim di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan, Kamis (26/2/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung di Masjid Al-Alim, Kampung Tanjung Biru RT 03 RW 12, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., unsur Forkopimcam yang mewakili Camat dan Danramil Cikalongwetan, Kepala Desa Mandalamukti Riqi Cholqia Tamam, jajaran anggota Polsek, Babinsa Mandalamukti, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta sekitar 200 santri dan jamaah Ponpes Al-Alim.
Kegiatan Safari Ramadhan ini dirangkaikan dengan Haul ke-23 Al-Maghfurlah KH. Saeful Muhadzab serta Silaturahmi Alumni Ponpes Al-Alim Tanjung Biru.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Yasin dan Al-Mulk, pembacaan Sholawat Nariyah, tahlil, zikir, doa bersama, serta tausiyah yang disampaikan oleh KH. Asep Malik selaku Pimpinan Majelis Zikir. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antara aparat pemerintah, ulama, dan masyarakat. Polri hadir tidak hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialogis antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung dinamika sosial di wilayah.
Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah bersama, Safari Ramadhan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran sosial, menumbuhkan kepedulian antarwarga, serta merevitalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar hingga selesai.
(Redaksi)
