Tribunet.news / Kabupaten Bandung Barat – Sosialisasi Program Pemerintah Republik Indonesia tentang Perumahan Bersubsidi menjadi fokus utama kegiatan yang digelar PT Indra Jaya Prakarsa di Aula Kecamatan Cikalongwetan, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait mekanisme, persyaratan, serta manfaat program rumah subsidi.
Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari peluncuran kawasan hunian Aryanda City View yang sebelumnya diperkenalkan pada Januari 2026. Dalam forum itu, pihak pengembang memaparkan rencana pembangunan hingga 1.000 unit rumah bersubsidi guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak, aman, dan terjangkau.
Direktur Utama PT Indra Jaya Prakarsa, Indra S. Brahma, menjelaskan bahwa sosialisasi menjadi langkah penting agar program pemerintah tepat sasaran.
“Kami ingin masyarakat memahami secara jelas bagaimana prosedur pengajuan, kriteria penerima, hingga skema pembiayaannya. Transparansi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan Aryanda City View menawarkan rumah tipe 30/60 dengan harga mulai Rp166 juta, dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti klinik dan apotek 24 jam, area komersial, Masjid Doa Ibu Syafrida, Yayasan Hafidz dan Tahfidz Al-Qur’an gratis bagi warga, ambulans siaga, jogging track, lapangan serbaguna, serta akses jalan utama selebar 10 meter.
Kegiatan sosialisasi dihadiri Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, Ketua MUI Cikalongwetan, para kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan, unsur karang taruna, perangkat kecamatan, dan tokoh masyarakat.
Camat Dadang menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar program rumah subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh warga yang memenuhi kriteria.
“Ini bukan sekadar pembangunan perumahan, tetapi bagaimana masyarakat memahami hak dan kewajibannya. Pemerintah tentu mendukung agar program ini berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” tegasnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi tanya jawab interaktif antara warga dan pihak pengembang. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan terkait proses pengajuan KPR subsidi, batas penghasilan, hingga kelengkapan administrasi.
Menjelang berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat sekitar kantor kecamatan serta kultum dan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Cikalongwetan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Cikalongwetan semakin memahami peluang kepemilikan rumah bersubsidi, sekaligus mendorong percepatan realisasi program pembangunan 1.000 unit hunian di wilayah tersebut.
Dien Yoyo
